Drama Menyusui

Sejujurnya ini latepost banget. Setelah setahun menyusui Ghifa, saya sadar bahwa saya sama sekali ga punya banyak pengetahuan tentang mengASIhi. Meskipun udah mantengin Grup FB AIMI, kemaren2 saya masih belum bisa mempraktekkan banyak hal yang diajarkan di situ. Sampai tulisan ini dibuat, Ghifa masih mix ASI & susu lainnya. Menyesal? Sedikit. Setidaknya sampai hari ini, saya masih bisa mengASIhi Ghifa tanpa membiarkannya kelaparan.

Ketika Ghifa lahir, meskipun banyak yang mendukung ASI, mental saya tetap dijatuhkan. Bahkan dijadikan guyonan bahwa ASI saya “banjir” saking sedikitnya oleh orang yang saya anggap sepuh sekalipun. Apalagi kondisi pak suami yang tidak meyakini adanya baby blues.  Iya lho, saya kena baby blues. Gegara Ghifa kena Pneumonia Neonatus saat itu. Penyebabnya dari bakteri pada kulit. Ga tau deh kulit saya atau kulit bidan2 yang VT saat itu. Habis pembukaan lengkap & ga bisa lahir normal, saya cukup lama ditangani secara caesar. Rentang waktu sejam ada kali. Biasalah, urusan administrasi & tanda tangan. Juga orang-orang di ruang operasi yang lagi telpon-telponan padahal saya udah ngeden2 mau ngelahirin.. *abaikan* Yang jelas saya masih belum bisa melupakan. Masih suka sedih kalau inget itu.

Stress berminggu-minggu, males minum, ga tau kalo “beneran” harus banyak makan, bikin pasokan ASI saya ga mencukupi buat Ghifa. Saya akui, saya males memerah ASI. Jujur saya ga tau kalau harus sampai se-kekeuh itu. Saya ga tau apakah ini karena kekurang telatenan saya atau memang karena saya punya riwayat PCOS – beberapa ibu yang kena PCOS kurang memproduksi hormon agar ASI mencukupi kebutuhan bayi, menurut saya lho ini. Saya ga pernah periksa. Masih trauma ke RS waktu itu.

Jadi kesimpulannya, sebagai reminder buat saya sendiri di kemudian hari supaya ASI cukup (kalau bisa melimpah, ya Alhamdulillah):

  1. Banyak minum. Penting sangat ini.
  2. Makan makanan bergizi & rajin ngemil yang sehat pastinya. Busui cepet lapar, kalau ga diturutin ya mana bisa ASInya cukup? Makanan favorit kita juga penting
  3. Olahraga. Yaa paling ga gerak badanlah. Ini penting supaya ga stress.
  4. Perhatian suami. Semoga bapak selalu sehat supaya bisa mendampingi saya dengan prima ketika diizinkan punya bayi lagi. Aamiin..
  5. ASI booster. Selama ini yang cocok di saya itu Susu V-soy multigrain, ASI booster tea, Susu kedelai Mama Soya, Teh Mama Bear. Cocoknya gimana? Karena saya sukaa 😀
  6. Pompa ASI yang cocok.

Kalau Allah mengizinkan saya punya anak lagi, pinginnya sih jadi full time mom buat anak-anak. Seneng sih kerja, tapi saya lebih sreg ngejaga anak sendiri. Bebaaas. Ga perlu repot untuk tau keadaan anak secara real time. Ga diminta melakukan ini itu yang ga mau saya terapkan ke anak, karena saya punya pola asuh sendiri. Tapi bukan berarti selama saya bekerja, saya ga punya peraturan & kontrol terhadap anak, ya. Nobody can replace MOM, buat saya. Tapii kalau kenyataan memaksa saya untuk tetap bekerja, saya pingin banget punya 3 hal ini :

  1. Medela Calma. Kenapa? Saya yakin orang yang saya tunjuk ga akan mau ngasih anak saya ASIP dengan media selain dot. Padahal pakai dot itu bikin anak bingung puting. Tapi saya juga ga mau dibohongin orang tersebut soal media apa *ga maksud menistakan-abaikan* Bisa jadi kan saya suruh pake soft cup feeder, trus karena ribet dia diem2 pake dot. Maaf,su’udzon mode:on. But seriously, berapa banyak ibu2 bekerja yang sebel sama pengasuanaknya yang lebih “sotoy”? Tunjuk tangan klo merasa. Sebut aja saya kemakan iklan, tapi saya percaya medela calma ini punya sistem seperti PD ibu.                                                                    gambar saya ambil dari sini

2. Spectra 9. Ini pompa ASI idaman saya. Elektrik sih, tapi saya sukanya karena ini closed system. ASIP ga masuk ke mesin, jadi lebih aman & higienis. Kenapa jadi idaman? Karena pake manual itu pegeeel. Memerah pake tangan sebenernya juga enak, lebih max ngosongin PD-nya. Tapi jujur aja, banyak kerjaan bikin saya ga enjoy marmet & manual pumping karena sikon yang ga mendukung. Jadi lama LDR-nya. Pengennya sihh bisa mompa sembari kerja pake Medela Freestyle. Haha. Tapi selain mahal, di kantor OMES semua (read: otak mesum).                                                                    gambar saya ambil dari sini

3. Breastmilk saver. Entah yang model apa aja. Yang penting ASIP ga mubazir saat LDR.

Begitulah. Mungkin kalau ada buibu yang pingin/punya gadget menyusui, bisa di share di kolom komentar. Makasiih. Selamat mengASIhi. Gitu aja 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s