Keluhan Selama Hamil TM 1-3 (Part 2)

Lanjut yaaa dari postingan sebelumnya, maaf lama 🙂

Trimester 2 (4-6 Bulan)

Saat ini mual muntah sudah berkurang. Nafsu makan juga sudah mulai meningkat. Berat badan yang mungkin sempat turun di TM 1, perlahan-lahan mulai naik (dan harus naik). Saya tergolong berat badan ideal sebelum hamil. Boleh lah naik 11 – 15 kilo sebenarnya. Tapi mulai TM2 ini, kenaikan berat badan saya konstan 1 kilo per kunjungan. Meski demikian, berat janin naik sesuai tabel 🙂

Perut mulai membuncit, rasanya mulai agak begah. Saya pernah sekali waktu merasa sesak napas, tapi untungnya enggak sering. Terkadang asam lambung juga naik lho, bikin agak perih di ulu hati. Tapi gapapa. Cara mengatasinya, makan sedikit2 tapi sering. Jangan sampai kosong perutnya.

Selama hamil, gas di perut lebih banyak. Jangan ngatain bumil jorok ya karena buang gas atau sendawa terus 🙂 Mengatasinya sih cukup menghindari minuman bersoda, kol, atau kacang2an. Kalau saya cuma menghindari kol aja tuh. Umbi2an? Sikaat. Kacang? Hajaaar. Hehehe.. Yang penting ga minum bersoda.

Saat perut membuncit, posisi tidur yang baik miring ke kiri atau kanan. Kalau terlentang, rasanya tulang belakang tertekan berat bayi & air ketuban di perut. Katanya sih bisa mengakibatkan kematian janin juga, Wallahu A’lam..  Saya sendiri, kalau miring ke kanan sesak napas & debaynya juga diem aja . Jadi selalu miring ke kiri. Tapi jangan dicontoh ya! Hal ini bikin syaraf saya kejepit sampai sekarang, huhu…

Waktu usia kehamilan saya 5 bulan, (maaf) selangkangan terasa ngilu kalau bergerak. Kata dokter, ini wajar karena tulang2 di area bawah sana meregang, mempersiapkan kelahiran (lho, padahal masih jauh yaa). Terus mengalami sciatica sampai sekarang. Ehh tapi sciatica yang saya alami ini mungkin karena kebanyakan tidur miring kiri, ga pernah ganti2 posisi ya.

 

20151116_224332 copy.jpghasil usg waktu 4 bulan 

Mengenai mitos jenis kelamin. Asyiknya, mulai dari usia 4 bulan hasil USG bisa menunjukkan jenis kelamin bayi. Tapi kata orang2, hamil bayi laki-laki katanya ga doyan dandan, kulit kusam, leher & lipatan tubuh lainnya menghitam seperti berdaki gitu. Well, saya sih justru suka sama kosmetik, tapi yaa itu males memakainya. Kulit kusam? Iyes. Menghitam & berdaki? Sedikit di bagian leher aja kayaknya.

Oiyaa, usia segini seharusnya perut bumil kelihatan membulat. Kalau debay menendang, sakit di rusuk. Tapii bentuk perut saya lain dengan ibu lainnya. Kata dokter, “perut gantung”. Tapi bukan berarti bakal lahir premature lantaran rahim turun ya. Saya suka sebel tuh ibu2 & nyai2 deket rumah suka prediksi saya bakalan premature karena perut sudah di bawah banget usia segini. Dan yesss, mereka semua salah! 😀

 

20160112_071048 copyini diaa perut gantung saya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s