Telat Haid 2 Bulan dan HPT Negatif??

Telat haid 1 bulan, rasanya tuh deg-deg serr. Tapi setelah 2x testpack dan hasilnya negatif. Sudahlah! Nggak mau lagi di PHP-in sama testpack. Saya pikir ini telat haid biasa. Tapi begitu masuk 2 bulan saya nggak haid, ini sudah pasti ada yang nggak beres.

Well.. Sudah terbayang jawaban dokter & bidan kesayangan “ibu capek & stress tuh” di benak saya. Dan benar saja! Selasa malam itu USG hasilnya baik-baik saja, nggak ada kista, endometrium dan kawan-kawannya. Trus dr. Andri dengan santai melirik dan bilang “Ibu kurang tidur ya? Karena stress juga nih…” daaan saya nggak bisa jawab apa-apa (-__-) Sejujurnya frekuensi tidur sih masih sama, cuma memang nggak pernah nyenyak. Dan saya akui bulan Maret & April ini bikin stress (selain hari gajian di akhir bulan :D)

20150428_164233Saya curiga PCOS sebenarnya, tapi menurut dokter nggak boleh berkesimpulan begitu dulu. Lagipula, siklus haid saya sebelumnya berkisar antara 32 – 34 hari which is normal. Saya nggak jadi USG transvaginal dan akhirnya dikasih obat Provera untuk diminum sekali sehari selama 10 hari. Kata dokternya sih 3 hari setelah itu bakalan haid dan 2 minggu lagi balik untuk kontrol. Kayaknya dokter bisa baca ke-parno-an saya seperti biasanya dan dengan tenang dia bilang ini nggak apa-apa & masalah hormon aja. Well, at that moment i really want to believe what he said. Entah kenapa saya jadi orang yang pesimis abis.

Meskipun katanya nggak mungkin tiba-tiba PCO, saya tetap minum herbal untuk mencegah kemungkinan tersebut. Seperti di postingan sebelumnya, saya minum teh spearmint / peppermint. Terus pagi-pagi sebelum makan apapun, saya minum campuran 1 sdt kayu manis + 1 sdt madu + air hangat. Saya juga puasa dan tetap minum obat sesuai jadwal.

Obatnya habis hari Jumat tapi sampai Senin pagi belum ada tanda-tanda mau haid, selain sore breasts. Yasudahlah.. Pasrah. Nelpon Bu Bidan Lilis, apakah saya harus tetap kontrol.

Senin malam, saya ngeflek. Baiklah, saya haid juga. Selasa mulai banjir… Dan malamnya saya udah duduk manis di ruang praktek. Agak shock begitu diresepin pil KB. Tapi dokternya bilang sebenarnya bukan untuk mencegah kehamilan, tapi lebih kepada mengatur siklus saya yang berantakan pasca kuret. Jadi deh 3 bulan minum Microgynon (T__T)

Kesimpulannya, siklus haid saya memang berantakan. Dan selama 2 bulan nggak haid itu katanya saya ga berovulasi, hikss… Semoga lepas 3 bulan ber-KB ini, bisa langsung dapat momongan yang sehat & soleh. Amiin… Lumayan juga lho perjuangan memperoleh keturunan buat saya, jadi buat yg sudah punya anak & sedang hamil, tolong sayangi anak anda ya.

Buat yang penasaran kenapa sy dikasih pil KB, bisa lihat alasannya di sini.

Update tanggal 31 Juli 2015…

Saya sudah bebas dari pil KB (yeay!!) tapi belum boleh senang dulu, karena siklus haid masih harus dipantau. Saat ini saya lagi rajin-rajinnya minum Folavit & Sari Kurma. Dapat info dari rekan kerja, katanya Omega 3 itu bagus untuk kesuburan pasutri lho. Ada temannya yang belum hamil, diresepkan obgyn minum Omega 3 dan hamil! Hmm… Sarannya boleh juga ya. Next setelah mendapat omega 3 yang sesuai kriteria saya (dan harganya), saya segera posting. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s