Haid Sedikit dan Sebentar

Dari judulnya aja udah ketauan ya. Dan ini buat saya mengerikan. Padahal kalau dalam keadaan normal, panjang period saya itu 7 hari dan sakiiit sekali dalam 6 jam pertama.

Kebiasaan haid tiap wanita memang beda2. Tapi bagi diri saya sendiri sudah beda2 (lho?). Kalau habis aktifitas berat (yang menurut sy melatih cardio) seperti naik gunung ataubersepeda di Tamini, haid jadi ga sakit dan siklusnya maju. Padahal biasanya selalu mundur, siklus rata2 saya 30 – 32 hari.

Kali ini, 4 bulan setelah kuret, haid saya berubah secara mengejutkan. Maju 4 hari dari seharusnya, jumlahnya sedikit seperti flek, berwarna pink. Dalam waktu 3 hari, sudah tidak membekas lagi di cd. Hanya hari keempat ini masih sedikit berbekas bila diseka tissue. Sudah terbayang yang aneh2. Googling sana sini nemu kemungkinan yang bikin tambah stress. Seperti perlengketan rahim akibat kuret, radang / infeksi, sampai abortus spontan.

Hal pertama yang ada dalam pikiran saya adalah testpack. Apabila positif, berarti memang abortus. Tapi alhamdulillah hasilnya negatif. Apakah kanker atau perlengketan? Aarrgh.. saya stress! Akhirnya suami mengajak ke dokter yang menangani saya waktu kuret. Dijadwalkan USG pada hari rabu di RS. Permata Ibu.

Thanks to dr. Andri yang baaiiiik banget ngejelasin sama saya apa yg terjadi. Hasil USG saya lihat normal, tidak ada perlengketan, tidak terindikasi infeksi (alhamdulillah). Hal ini terjadi akibat stress dan kelelahan yg berakibat ketidakseimbangan hormon. Apalagi waktu hari Minggu-nya, sebelum dan setelah naik Gn. Pangrango saya makan mie instan terus.

Melegakan? Ga juga. Emang dasar saya masih parno aja. Tapi saya ingat betul kata dr. Andri, mau haid banyak atau sedikit, lama atau sebentar, maju atau mundur, semua berawal dari aktivitas otak kita. I can’t imagine that stress can make such a huge effect for my cycles. Baiklah… No more parno, stop googling, stop instant food, dan tetap minum vitamin. Insya Allah, karunia itu ga lama lagi datangnya. Amiin…

Iklan

Meningkatkan Kesuburan Pria

Setelah browsing macam2 di google, saya punya beberapa pilihan untuk meningkatkan kesuburan sii ayah. Selain ga mau BO berulang, saya pikir asupan vitamin juga berguna bagi kesehatannya. Berikut beberapa pilihan saya…

  • Asam Folat. Wanita butuh asam folat agar pembentukan janin sempurna, tapi si ayah juga perlu asupan yang satu ini. Untuk perkembangan sel dan agar si ayah juga dapat menyerap nutrisi dari makanan maupun vitamin dengan lebih baik.
  • Vitamin C. Si ayah emang susah klo disuruh berhenti merokok, sekalipun dokter paru2 dan dokter obgyn sudah memperingatkan. Meskipun mungkin sudah telat, saya minta ayah minum vitamin c untuk menangkal racun2 akibat rokok. Katanya sih, asupan vitamin c bisa mengurangi keinginan ayah untuk merokok. Tapi sayangnya hal ini belum berhasil terjadi sama si ayah.
  • Vitamin E. Semua tahu klo vitamin E banyak berperan untuk kesehatan kulit. Tapi ternyata vitamin E juga berguna untuk kesuburan. Ga cuma untuk wanita, bagi pria vitamin E ini juga penting.
  • Zinc. Paling umum, orang tahunya zinc hanya untuk anak yang diare. Padahal selain itu, zinc sangat diperlukan untuk kesuburan pria, mencegah kerontokan rambut, meningkatkan imunitas, dan menjaga kesehatan mata.
  • L-Carnitine. Kalau menilik dari iklan susu, biasanya yang satu ini terdapat di suplemennya body builder. Tapi kegunaan lainnya, ternyata dapat meningkatkan jumlah sperma dan kelincahan gerakan sperma.

Kalau ga mau ribet, carilah vitamin yang mengandung hal2 tersebut di atas. Untuk si ayah, biasanya selain minum vitamin, rajin2 saya masakin makanan yang bergizi. Telur rebus, tauge, sayuran hijau, dan jus tiga diva (apel, wortel, tomat) bisa jadi pilihan dalam menu harian ayah (dan juga ibu).

Update tanggal 24 Juni 2015….

Baru dengar nih dari rekan kerja, kalau omega 3 juga baik untuk kesuburan. Omega 3, 6, dan 9 termasuk asam lemak essensial. Semuanya ini, meningkatkan sirkulasi darah ke organ genital, membantu menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan produksi sperma. Akan tetapi sebelum mengonsumsi omega 3 sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter anda. 🙂

Yang Dilakukan Kalau Ngantuk di Kantor

Siapa sih yang ga pernah merasa ngantuk di kantor? Mau karena tidur larut malam atau karena kekenyangan. Yang jelas ngantuk itu bikin maleess kerja. Klo saya dan temen2, klo udah ngantuk punya kebiasaan begini…

  • Ga banyak duduk. Adaaa aja alesannya untuk bisa jalan2 di kantor. Entah lama2in ambil minum, ambil kertas, fotokopi, dll. Itung2 olahraga. Kelamaan duduk juga ga sehat kan..
  • Minuman classic. Entah ngopi, teh, cappucino cincau, sampe susu. Yang penting melek.
  • Ngemil. Ini kebiasaan yg agak gimanaa gitu. Klo suasana lg kondusif, si bos bisa lho ikutan ngemil bareng kita. Tapi klo ga, kebayang kan rasanya ngemil sambil diplototin..
  • Main games, browsing, nge-blog (macam gini nih, hehe), mainan hp, dll. Asal sebentar sih masih bisa ditoleransi. Tapi klo kebanyakan main ketimbang kerja, siap2 ditandai.

Gawat ya.. Tapi point2 di atas bisa jadi alternatif mengalihkan rasa ngantuk di kantor. Taapiii klo udah ga tahan bangett, terpaksa tidur 5-10 menit di tempat2 tersembunyi. Misalnya kamar mandi, habis shalat, atau klo si bos ga ada bisa di sofa seberang ruangannya :p