Bermimpi di Rumah Tentang Rumah Impian

Sudah satu minggu aku berpikir keras, menimbang – nimbang untuk kuliah di jurusan desain interior. “Wah, kalo udah selesai kuliah bisa desain isi rumah sendiri deh. Asyiiikk..”, pikirku. Aku hitung – hitung berapa lama waktuku untuk mencapai cita – citaku itu. Lama juga, tapi nggak apa – apalah. Berarti masih ada banyak waktu untuk mengumpulkan semua yang diperlukan. Iseng – iseng, aku buka PropertyKita. Maksudnya mau lihat – lihat rumah yang jadi acuanku untuk dibeli dan didesain. Sekalian memperkirakan berapa harga yang harus dikeluarkan nanti. Hehe, bercita – cita boleh dong. Aku juga melihat – lihat lokasi yang cocok untuk tinggal nanti, habis website-nya lengkap banget sih.

Wah, nanti aku mau punya rumah yang minimalis, ah.. Harus fungsional tiap ruangan dan barang – barangnya biar ga ada yang sia – sia. Sepertinya seru juga kalo dipadukan dengan unsur – unsur Jepang dan Jawa. Jadi, luarnya minimalis tapi dalamnya ada unsur Jepang dan Jawa yang kalem. Dibayangin dulu ah..

house fancyRumahku harus ada pekarangannya biar bisa tanam TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Kalo bisa sih rumahku bertingkat dua, berbentuk huruf U dan ada kolam renang yang sederhana di tengah huruf U-nya supaya keluargaku bisa kumpul basah – basahan di tengah kolam, hehe.. Di samping kolam renang enaknya ada pendopo bergaya Jawa yang sederhana supaya aku bisa melihat mereka yang ada di kolam renang. Nah, dari kolam renang ke ruangan aku pingin pakai pintu geser a la Jepang dan langsung menuju ruang keluarga yang ada televisinya. Dekat pintu masuk mesti ada ruang tamu, soalnya tamuku pasti banyak. Tapi ga boleh lebay jumlah kursinya, standar aja. Terus di lantai pertama itu juga ada ruang makan yang menyatu dengan pantry supaya makanan cepat sampai di meja, hehe.. Harus ada hiasan dinding yang pas misalnya berupa alat makan dari kayu biar dinding ga terasa sepi. Ada ruang mandi dan cuma boleh satu ruang tidur di lantai bawah.

Di lantai dua mesti ada dua ruang tidur yang berseberangan letaknya. Mestibalcony ada kamar mandinya, tapi ga boleh di dalam kamar. Harus ada ruang kerja yang menyatu dengan ruang baca buat ayahku, lengkap dengan rak beserta buku – bukunya yang tebal – tebal. Nah yang mempertemukan ruangan – ruangan itu ada ruang duduk untuk keluarga, siapa tahu ada yang ga bisa tidur bisa duduk di situ sambil baca majalah. Penghias dindingnya yaitu foto – foto keluarga. Nah, aku harap ada beranda yang berseberangan di ruang duduk itu dengan pintu gesernya yang masih bergaya Jepang. Dengan semua kesederhanaannya yang tetap modern, inilah rumah impianku.

Semua selesai. Lokasi didapat, interior dan eksterior udah dibayangin, perkiraan harga udah siap, tinggal dicatat dan digambar bentuknya. Begitu mau digambar, aaaaaarggghhh….!! Pensil dan kertasnya habis. Mau beli sudah jam 11 malam. Sedangkan besok mau daftar ke universitas. Hiks, mau ga mau mesti tidur. Tapi mesti tetap tenang, soalnya besok adalah awal kenyataan dari cita – citaku. Semangat..!

**Gambar diambil dari http://www.the123d.com dan japan2007.kirches.org

Iklan

5 thoughts on “Bermimpi di Rumah Tentang Rumah Impian

  1. rusli zainal | eros berkata:

    setiap orang memiliki rumah idaman masing-masing. meskipun saya pun memiliki impian yang muluk dengan rumah yang besar dan mewah full teknologi. dimana semua perangkat terhubung ke komputer dan internet. tapi ya sekedar khayalan. yang terpenting bagi saya rumah itu nyaman dan sehat untuk ditempati sekeluarga. keluarga kecil, bahagia dan cukup lahir batin itu saja.

    oia ditunggu komentar berkualitasnya juga dalam tulisan ‘Rumah Impian…’.cheers..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s