Global Warming : Mencairkan Methane Hydrate

Methane Hydrate atau Metana beku dapat ditemukan di kutub utara dan kutub selatan, di mana suhu permukaan air kurang dari 00 Celcius, atau dasar laut pada kedalaman lebih dari 300 meter, di mana temperatur air ada di kisaran 20 Celcius. Methane hydrate juga dapat ditemukan di danau – danau yang dalam seperti Danau Baikal di Siberia. Pemanasan global membuat suhu es di kutub utara dan selatan menjadi semakin panas sehingga metana beku yang tersimpan dalam lapisan es di kedua kutub tersebut terlepaskan ke atmosfer. Gas metana merupakan kontributor yang sangat buruk bagi pemanasan global, sebab metana adalah gas dengan emisi rumah kasal 23 kali lebih ganas dari karbondioksida. Baca lebih lanjut

MRI, what is that?

MRI adalah singkatan dari Magnetic Resonance Imaging, yang merupakan sebuah alat diagnostik untuk memeriksa dan mendeteksi tubuh anda dengan menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio, tanpa operasi, penggunaan sinar X, ataupun bahan radioaktif. Dalam pemeriksaan dengan MRI, molekul – molekul dalam tubuh bergerak dan bergabung membentuk sinyal – sinyal yang dapat ditangkap oleh antena dan dikirimkan ke komputer untuk diproses dan ditampilkan di layar monitor menjadi sebuah gambaran yang jelas dari struktur rongga tubuh bagian dalam.

Prosedur MRI tidak menimbulkan rasa sakit, kerusakan jaringan, dan sebagainya. Tetapi karena berada dalam medan magnet yang besar, benda – benda yang bersifat logam dapat bergeser dari tempatnya dan mengganggu proses pencitraan tubuh sebab dibutuhkan waktu 30 menit hingga 1,5 jam untuk mendapatkan anatomi tubuh. Benda – benda yang harus dilepaskan saat akan melakukan pemeriksaandengan MRI adalah dompet (dengan segala jenis kartu di dalamnya), peralatan elektronik seperti handphone, alat bantu pendengaran, perhiasan, jam tangan, pulpen, penjepit kertas, koin, kunci, ikat rambut, bulu mata palsu, pakaian dengan kancing / resleting logam, sepatu, sabuk, pin, dan sebagainya. Biasanya MRI ditempatkan di ruangan paling bawah dari gedung rumah sakit untuk menghindari terganggunya proses pencitraan tubuh akibat gelombang – gelombang magnetik dari luar.

Fibromyalgia

Fibromyalgia is a disorder classified by the presence of chronic widespread pain and tactile allodynia (allodynia=is a painful response to a usually non-painful stimulus and can be either static or mechanical. It differs from reffered pain but can occur in areas other than the one stimulated. It is also differs from hyperalgesia, an extreme reaction to a stimulus which is normally painful.) While the criteria for such an entity have not yet been thoroughly developed, the recognition that fibromyalgia involves more than just pain has led to the frequent use of the term “fibromyalgia syndrome”. It is not contagious, and recent studies suggest that people with fibromyalgia may be genetically predisposed. The disorder is not directly life-threatening. The degree of symptoms may vary greatly from day to day with periods of flares (severe worsening of symptoms) or remission; however, the disorder is generally perceived as non-progressive.

Causes

The cause of fibromyalgia is unknown. Fibromyalgia can, but does not always, start as a result of some trauma such as a traffic accident, major surgery, or disease. Baca lebih lanjut

Kanker Serviks (Cervical Cancer)

Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim sesuai dengan namanya terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Biasanya menyerang wanita berusia lanjut tetapi penelitian menunjukkan bahwa penyakit ini juga dapat menyerang wanita dengan kisaran usia sekitar 20 – 30 tahun. Resiko terkena Kanker Serviks ini lebih besar terjadi pada wanita yang sudah melakukan hubungan seksual.

Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker yaitu sekitar 2 – 20 tahun. Pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker. Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test“, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim. Baca lebih lanjut

Radang..

Radang adalah rangkaian reaksi yang terjadi pada tempat jaringan yang mengalami cedera, akibat terbakar, atau terinfeksi. Radang ada 2 macam dilihat dari steril dan non-steril dari bakteri. Tanda – tanda peradangan antara lain:

  • Tumor : pembengkakan di daerah yang mengalami radang
  • Kalor : rasa panas di daerah yang mengalami radang
  • Rubor : memerah di daerah yang mengalami radang
  • Dolor : rasa sakit / nyeri di daerah yang mengalami radang
  • Fungsio laesa : daya pergerakan menurun / tidak berfungsi