Aku, Saya, Dia, dan Kamu

Suatu hari Aku, Saya, Dia, dan Kamu berkumpul di sebuah ruangan. Ruangan di mana khayal tak bertepi, tawa tak tertahan, namun ada sepi yang berkeliaran.

Kata Aku pada Saya, “Hari ini sungguh sial sekali. Semua ikan milikku tak bernyawa lagi..” Tapi semua tertawa.

Kata Saya kepada Aku, “Biarlah, kawan.. Lebih malang diriku. Mertuaku terkapar tak bernapas di ranjangnya yang menawan..” Tapi semua tertawa.

Dia berkata kepada Kamu, “Tabahlah, kawan.. Itu tak seberapa.. Anakku membujur kaku di jalanan..” Tapi semua tertawa.

Kemudian Kamu angkat bicara kepada mereka semua. Katanya, “Baiklah itu semua mengeruhkan pikiran. Tetapi itu pun tak seberapa dibanding kisahku.. Jiwa milikku satu – satunya, jiwa yang menjadi kesayanganku, jiwa yang menjadi hartaku mati di dalam hampa.. Dan senyumku menguap bersama udara..”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s